Panduan Cara Mengatur Keuangan ala Matematika

Di zaman sekarang ini, dimana banyak komponen kehidupan yang sudah diuangkan semakin meletakkan uang sebagai sumber daya yang penting. Semakin lama manusia semakin membutuhkan uang, sehingga uang yang kita miliki perlu dialokasikan secara tepat agar optimal, dalam ilmu matematika, telah banyak berkembang ilmu riset operasi sebagai bentuk kuantitatif dari manajemen operasi yang menggunakan dasar model matematika bertipe model determinitik. Seiiring perkembangan zaman dan berkembangnya model prediksi sehingga muncul model stokastik seperti aktuaria, yang mampu mengadopsi sifat-sifat peluang dalam perhiyungannya. Inilah panduan cara mengatur keuangan ala matematika:1. Buatlah daftar pengeluaran rutin, terutama bulanan.
Banyak orang yang berbelanja atau membayar tagihan cenderung serampangan, artinya saya hanya melakukan pembayaran tanpa membuat daftar komponen yang belum, sedang, atau telah selesai dibayar. Akibatnya, banyak orang yang tidak mengetahui berapa besar pengeluarannya setiap bulan. Saya menyarankan untuk melakukannya secara bulanan,karena kebanyakan orang Indonesia memiliki bayaran bulanan, dan terlalu repot jika dilakukan terlalu sering, dan dikhawatirkan anada akan lupakomponen pengeluaran jika terlalu jarang. Banyak konsultan keuangan yang menyarankan agar para kliennya  membuat daftar pengeluaran rutin sehingga para klien bisa memilih kebutuhan mana yang bisa dikurangi jika ternyata sedang memiliki alokasi khusus (seperti ingin haji, akan menikah, anak akan melanjutkan sekolah, memneli mobil atau rumah, wisata internasional, dll).

2. Berhutanglah dengan benar
Sudah diketahui banyak orang bahwa negara yang memiliki banyak hutang, terutama hutang konsumtif akan sengsara di kemudian hari. Secara matematis, disarankan berhutang hanya untuk kepentingan yang sifatnya produktif, semisal kredit membangun ruko, bukan kredit membeli mobil (apalagi jika anda tinggal di kota besar yang sedang mengalakkan transportasi umum, biaya penggunaan mobil akan disetting semahal mungkin dengan meningkatkan tarif parkir, biaya BBM, pajak, dll). Secara sederhana hutang dapat mempermudah hidup anda saat ini, tapi lihatlah di kemudian hari.

3. Beransuransilah dengan tepat
Asuransi tidak selamanya buang-buang uang, tapi mampu memberikan ketenangan dalam melaksanakan tindakan produksi. Memiliki asuransi jiwa untuk anggota keluarga yang produktif kian diperlukan. Banyak konsultan keuangan yang menyarankan asuransi hanya untuk para pencari nafkah. Karena jika para pencari nafkah sakit/meninggal, ekonomi keluarga tersebut akan terguncang. Pengalaman membuktikan, kejadian mendadak seperti sakit adalah beban finansial baru. Karena dalam daftar pada nomor 1, tidak ada perencanaan jika anda sakit. Menurut ilmu aktuaria, pengeluaran anda akan lebih stabil jika anda memiliki polis asuransi.

4. Aturlah prioritas utama tujuan anda.
Karena tujuan pengalokasian uang sangat tergantung pada pribadi masing-masing. Sebagai contoh jika anda seorang lajang yang belum merencanakan pernikahan, alokasi dana banyak ke kegiatan hiburan, atau menabung untuk menikah, atau hal lain. Sedangkan untuk orang yang sudah menikah dan punya anak alokasi dana ke kredit rumah misalnya, pendidikan anak, pensiun, dll. Pertanyaannya bisakah kita merencanakan dana untuk rumah, pendidikan anak, pensiun pada saat kita masih lajang dan belum menikah, tentu bisa! tetapi masih jarang lajang yang memikirkan sampai ke sana.

5. Berinvestasi dengan bijak
Mencari informasi tentang lokus-lokus investasi dan metode berinvestasi dengan tenang dan bijak terbilang mudah dan tidak menyita banyak waktu. Jadi tidak ada salahnya jika  anda mulai mencari informasi tempat-tempat investasi yang sesuai denga kebutuhan hidup anda.

6. Memulai Investasi, SECEPATNYA! 
Jika kita sudah menemukan strategi berinvestasi yang nyaman, tenang, dan yang terpenting tepat, segeralah menunaikan kebijakan investasi anda. Jangan sampai anda terlambat dalam berinvestasi.

7. Investasikan dana dengan alokasi yang taratur.
Karena investasi bertujuan jangka panjang. Sebaiknya dana investasi digunakan sesuai dengan tujuan dari kita berinvestasi. Tetaplah konsisten menjalani Investasi anda.

8. Alokasikan dana segar di banyak sumber.
Mengalokasikan dana Investasi di banyak sumber dapat dianalogikan dengan mencari sumber air, buatlah sumur sebanyak yang anda bisa. Jika terdpat salah satu sumur kering, maka masih ada sumur yang lain.

9. Pantau investasi kita.
Lihatlah secara teratur perkembangan investasi kita, sehingga kita dapat memutuskan apakah berhenti mengalokasikan dana pada sektor tersebut, atau tetap melanjutkan berinvestasi.

10. Pikirkan generasi berikutnya.
Alokasikan dana dan buatlah rencana untuk membuat warisan untuk keturuanan anda, karena di masa yang akan datang persaiangan dlam investasi akan semakin berat, modal ilmu dan dana yang pas-pasan sangat minim untuk mengaloksikan dana tersebut.

Demikian ide saya dari tentang panduan cara mengatur keuangan ala matematika, semoga bermanfaat bagi kita semua.

Jika anda ingin mencari informasi lebih lanjut anda dapat mencari di daftar isi blog

Tulisan ini telah dibaca 788 kali

One thought on “Panduan Cara Mengatur Keuangan ala Matematika

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Note: Commenter is allowed to use '@User+blank' to automatically notify your reply to other commenter. e.g, if ABC is one of commenter of this post, then write '@ABC '(exclude ') will automatically send your comment to ABC. Using '@all ' to notify all previous commenters. Be sure that the value of User should exactly match with commenter's name (case sensitive).