Aplikasi Trigonometri dalam Kehidupan Sehari-hari

Trigonometri merupakan alat utama ilmu ukur segitiga. Tigonometri memiliki banyak aplikasi pada kehidupan sehari-hari, diantaranya pada bidang teknik sipil dan astronomi.   Trigonometri memili kaitan yang sangat erat dalam kehidupan kita, baik secara langsung dan tidak langsung. Ilmu perbintangan dan konstruksi bangunan sangat dibantu oleh hadirnya trigonometri. Seiring perkembangan jaman, trigonometri terus dikempangan, dipadukan dengan disiplin kelimuan lain guna kemaslahatan bersama. Sebagai bagian dari rentetan artikel tentang aplikasi matematika dalam kehidupan sehari-hari, artikel ini disusun.
Continue reading

Jika anda ingin mencari informasi lebih lanjut anda dapat mencari di daftar isi blog

Biometri, Mengapa Harus Belajar Kalkulus?

Mata kuliah kalkulus atau matematika dasar banyak dikeluhkan oleh para mahasiswa. Sayangnya hanya beberapa dosen yang kalkulus yang bersedia menjelasakan penerapan kalkulus dengan detail. Berdasarkan survey (masih hipotesis, mungkin ada yang mau meneruskan), mahasiswa yang mengambil mata kuliah ini tidak mengerti apa kegunaan mengambil mata kuliah ini, dan jika ditanya mengapa menjawab mengambil mata kuliah ini  jawabanya: “Ini kan mata kuliah wajib!”.
Continue reading

Jika anda ingin mencari informasi lebih lanjut anda dapat mencari di daftar isi blog

Laboratorium Matematika Indonesia, masih aktifkah?

Mendengar fakta bahwa Laboratorium Matematika Indonesia memberikan sebuah inspirasi baru bagi saya. Hal ini mampu memunculkan sebuah semangat “tambahan” untuk belajar matematika. Bagaimana tidak, suatu kebangaan bagi insan akademik jika ada suatu instansi yang membutuhkan ilmunya, apa lagi jika insansi itu merupakan lembaga nasioanl yang melibatkan banyak orang. Continue reading

Jika anda ingin mencari informasi lebih lanjut anda dapat mencari di daftar isi blog

MABRUR OK: Solusi Akselerasi Pemberangkatan Jama’ah Haji Nasional

Saya memiliki sebuah gagasan untuk mengatasi masalah tersebut yang saya beri nama MABRUR OK (Model Antrian Bijak pRioritas Usia Rentan Orientasi Keefektifan). Karya itu pernah saya publikaskan dalam sebuah seminar nasional di UNY pada Mei 2011, dan sebuah Seminar Internasional (Annual Indonesian Scholar Conference in Taiwan dengan ISSN: 2086-5953), saat ini mendapat hibah PKM-KC dari DIKTI. Ide ini muncul karena melihat masalah antrian jama’ah haji kita yang telah mencapai 1,7 juta calon jamaah. Hal ini tidak sebanding dengan kuota jam’ah haji yang hanya mencapai 211 ribu jama’ah. Sehingga waktu tunggu rata-rata mencapai 8 tahun, bahkan terdapat daerah yang mencapai 14 tahun, yakni Sulawesi Selatan. Sekedar meringkas dan menginspirasi bagi ilmuwan yang memiliki ide serupa, secara umum gagasan ini
Secara umum karya saya menyarankan beberapa hal kepada Kementrian Agama:
1. Sistem kuota paralel secara Nasional, sehingga tidak ada daerah dengan antrian yang terlalu berlebihan.
2. Sistem antrian menggunakan sistem multi prioritas, tidak hanya usia, melainkan orang yang sudah haji juga tidak diprioritaskan, menggunakan sistem skor antrian yang sedang saya kembangkan. Dengan menggunakan beberapa persamaan matematika yang “terlalu sederhana” dan dapat dengan mudah diakomodasi dengan Microsoft Excel, bahkan versi 2003. Meskipun sejauh ini saya belum menemukan disiplin antrian serupa.
3. Pemotongan alur pendaftaran yang cukup berbelit, ini menyulitkan orang yang tidak terbiasa dengan birokrasi yang berbilit, apalagi yang waktu tempuh menjuju kantor Kemeng Kabupaten membutuhkan waktu sampai 24 jam bahkan lebih.
4. Mengembangkan sebuah program komputer untuk mengatasi ini, sementara saya menggunakan Microsoft Access, dan Kalkulator digital Visual Basic
5. Melakukan peramalan antrian dengan metode SARIMA (Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average) sehingga  dapat diranalkan antrian pada waktu-waktu selanjutnya sehingga pembangunan infrastruktur manasik haji dapat diproritaskan (pada kasus ini, provinsi-provinsi yang akan dibangun)
6. Merencanakan Model Financial Control dengan menggunakan beberapa skenario, baik skenario BNI, BCA, Mandiri, dan beberapa bank lain, sehingga dapat dibuat konsep dana talangan yang lebih bijak dan uang tidak terlalu lama mengendap.

Ini merupakan ide yang coba saya bangun dengan melakukan berbagai pengamatan, besar harapan untuk:
1 .Mengetahui Jurnal Internasional untuk kasus-kasus sejenis
2. Mengetahui nama dan kontak ahli yang memiliki kemampuan khusus dalam riset operasi, khususnya Teori Antrian, baik .
3. Mendapatkan testimoni dari pahla ahli interdisipliner yang berminat.

Jika anda ingin mencari informasi lebih lanjut anda dapat mencari di daftar isi blog

Prospek Kerja Jurusan (baca:Program Studi) Matematika: Bagian II

Terinspirasi dari pengakuan baru, timbul keinginan untuk melanjutkan bahan yang ada bagian I yang menyatakan  bahwa lulusan program studi matematika kian beragam dari waktu ke waktu, hal ini diakibatkan karena keakuratan kuantitatif menjadi kebutuhan yang tidak terelakkan di zaman modern ini. Masing-masing perusahaan dituntut untuk memberikan kepastian yang akurat, pertanyaan beberapa pertanyaan yang mungkin muncul dalam kehidupan intelektual nusantara sekalian seperti “Kapan kendaraan ini akan sampai ke tujuan?”, “Kapan busway/angkot akan datang?”, “Kira-kira peluang operasi ini berhasil berapa persen?” dll. Pertanyaan ini harus dijawab dengan perhitungan yang cermat, dan ilmu yang sangat berperan adalah matematika. Selain bidang aktuaria dan riset operasi, terdapat beberapa keahlian matematika lain yang laris manis di dunia kerja, diantaranya:

4. Biometri
Pada ilmu kedokteran dan biologi tingkat lanjut, cukup banyak kasus-kasus yang harus diselesaikan dengan kemampuan perhitungan. Umumnya pada riset-riset kuantitatif yang hasilnya “Seorang pria yang mewarisi gen tersebut punya peluang 7,1 persen untuk terkena kanker payudara pada usia 70 tahun”, sumber, atau “Riset di Harvard mengatakan bahwa resiko kematian akibat kanker prostat mencapai 61 persen” sumber. Penelitian semacam ini tidak mungkin dilakukan tanpa menggunakan prinsip peluang yang kuat, tidak mungkin pada penelitian ini sampel dibuat, yang ada data diolah dengan teknik statistika tingkat tinggi.

5. Pengendalian Kualitas
Tidak ada konsumen produk yang menginginkan mendapatkan produk gagal saat mebeli suatu barang terutama barang elektronik. Nama suatu pabrik akan jatuh jika produknya mudah rusak saat jatuh atau kena air.  Oleh karena itu, diperlukan suatu disiplin ilmu yang mampu menurunkan cacat produksi, memangkas waktu pembuatan produk, dan menghilangkan biaya. Motode yang dilakukan adalah dengan menghitung skor dari masing-masing produk, dan menetapkan area aman suatu produk lulus uji atau tidak, sehingga para produk gagal tidak diterbitkan di pasaran, atau setidaknya diperbaiki terlebih dahulu sebelum diterbitkan.

6. Persandian
Di era teknologi informasi, keamanan saat pengiriman data menjadi hal yang sangat penting. Siapa orang yang mengunginkan akun facebook-nya hilang begitu saja? Siapa orang yang senang saat mencari informasi melalui search engine google, justru menemukan website sampah yang berputar-putar tak kunjung usai? Siapa yang ingin website/blognya dibanjiri komentar spam atau bahkan di-hack oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab? Siapa yang ingin isi pesan SMSnya hancur karena cuaca tidak mendukung? Oleh karena itu sistem yang aman sangat dibutuhkan oleh oleh pengguna informasi.

Jika anda ingin mencari informasi lebih lanjut anda dapat mencari di daftar isi blog