Terinspirasi dari pengakuan baru
, timbul keinginan untuk melanjutkan bahan yang ada bagian I yang menyatakan bahwa lulusan program studi matematika kian beragam dari waktu ke waktu, hal ini diakibatkan karena keakuratan kuantitatif menjadi kebutuhan yang tidak terelakkan di zaman modern ini. Masing-masing perusahaan dituntut untuk memberikan kepastian yang akurat, pertanyaan beberapa pertanyaan yang mungkin muncul dalam kehidupan intelektual nusantara sekalian seperti “Kapan kendaraan ini akan sampai ke tujuan?”, “Kapan busway/angkot akan datang?”, “Kira-kira peluang operasi ini berhasil berapa persen?” dll. Pertanyaan ini harus dijawab dengan perhitungan yang cermat, dan ilmu yang sangat berperan adalah matematika. Selain bidang aktuaria dan riset operasi, terdapat beberapa keahlian matematika lain yang laris manis di dunia kerja, diantaranya:
4. Biometri
Pada ilmu kedokteran dan biologi tingkat lanjut, cukup banyak kasus-kasus yang harus diselesaikan dengan kemampuan perhitungan. Umumnya pada riset-riset kuantitatif yang hasilnya “Seorang pria yang mewarisi gen tersebut punya peluang 7,1 persen untuk terkena kanker payudara pada usia 70 tahun”, sumber, atau “Riset di Harvard mengatakan bahwa resiko kematian akibat kanker prostat mencapai 61 persen” sumber. Penelitian semacam ini tidak mungkin dilakukan tanpa menggunakan prinsip peluang yang kuat, tidak mungkin pada penelitian ini sampel dibuat, yang ada data diolah dengan teknik statistika tingkat tinggi.
5. Pengendalian Kualitas
Tidak ada konsumen produk yang menginginkan mendapatkan produk gagal saat mebeli suatu barang terutama barang elektronik. Nama suatu pabrik akan jatuh jika produknya mudah rusak saat jatuh atau kena air. Oleh karena itu, diperlukan suatu disiplin ilmu yang mampu menurunkan cacat produksi, memangkas waktu pembuatan produk, dan menghilangkan biaya. Motode yang dilakukan adalah dengan menghitung skor dari masing-masing produk, dan menetapkan area aman suatu produk lulus uji atau tidak, sehingga para produk gagal tidak diterbitkan di pasaran, atau setidaknya diperbaiki terlebih dahulu sebelum diterbitkan.
6. Persandian
Di era teknologi informasi, keamanan saat pengiriman data menjadi hal yang sangat penting. Siapa orang yang mengunginkan akun facebook-nya hilang begitu saja? Siapa orang yang senang saat mencari informasi melalui search engine google, justru menemukan website sampah yang berputar-putar tak kunjung usai? Siapa yang ingin website/blognya dibanjiri komentar spam atau bahkan di-hack oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab? Siapa yang ingin isi pesan SMSnya hancur karena cuaca tidak mendukung? Oleh karena itu sistem yang aman sangat dibutuhkan oleh oleh pengguna informasi.
Jika anda ingin mencari informasi lebih lanjut anda dapat mencari di daftar isi blog