Pada era pertengahan tahun sering terdengar kabar tentang keberhasilan anak-anak Indonesia meraih medali olimpiade internasional di berbagai bidang keilmuan. Setiap tahun putra-putri terbaik bangsa ini memper medali, mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia (beberapa orang menyatakan demikian, tetapi saya tidak, toh sebagian besar negara G-20 punya prestasi diatas kita pada ajang-ajang tersebut – saya lebih suka menyebutnya kita tidak tertinggal, jauh lebih baiuk dari generasi sebelumnya). Lalu, bagaimana mereka bisa? Jawabannya sederhana, persiapan mereka lebih baik dari anak indonesia lainnya. Tapi pada kesempatan kali ini saya hanya akan bercerita tips menghadapi OSN-Pertamina, karena saya pernah mengalamainya sendiri (beberapa saya adopsi dari juara-juara lain, bahkan ada yang mendapatkan prestasi di kancah Internasional). Berikut tipsnya:
1. Pahami materi yang akan diujikan
Sepertinya ini berlaku umum untuk semua ujian dan kompetisi, tidak ada jalan pintas, semua tes dilakukan untuk memisahkan peserta dengan pemahaman baik dan sangat baik, meskipun keberuntungan tidak dapat dihindari, pemahaman materi sangat membantu saya dalam mengikuti OSN-PERTAMINA, selama 3 kali saya ikut, alhamdulillah, selalu masuk 3 besar provinsi DIY, bahkan ditahun terakhir bisa masuk ke tingkat nasional.
2. Jangan sampai kehilangan soal rutin ataupun modifikasi bahasanya
Pada babak penyisihan soal yang muncul sangatlah bervariasi, dari soal yang terbilang rutin, sampai soal yang baru saya temui, caranya adalah baca cepat lembar soal secara keseluruhan tandai soal yang cukup rutin, kerjakan terlebih dahulu, dan periksalah jika ada waktu sisa. Soal rutin umumnya memiliki modifikasi yang nenyimpan misteri, biasanya ada perubahan kalimat, seperti “dan” menjadi “atau”, dll. Intinya soal-soal jenis ini jangan sampai lepas (ditinggal apalagi salah), karena banyak yang gugur pada babak penyisihan karena kurang cermat.
3. Waspadai soal-soal terakhir
Umumnya ini merupakan area soal-soal “sesuatu”, biasanya berisi soal mudah dengan kemudahan yang tersembunyi, ataupun soal yang kurang rutin, namun mejatukan mental, soal kurang rutin juga seriung muncul di 5 soal pertama.
4. Alokasikan waktu
masuk atau tidak ke babak open ended, buatlah jadwal dan informasi yang berguna untuk mengikuti soal open ended, misal: website2 bermanfaat, tempate2 KTI, kerangka-kerangka makalah, no.hp Dosen (gunakan murni ide anda, dosen hanya sebagai referensi tambahan, atau tempat meminjam dokumen ilmiah (buku, jurnak, KTI), tidak perlu bimbingan, kecuali anda punya waktu), dan pastikan peralatan-peralatan anda dalam keadaan baik, scan komputer dari virus, isi tinta printer, tata buku anda sehingga mudah dicari apabila perlu (jika akan menyewa atau meminjam, pilih yang kondisinya baik)
5. Mohon doa restu
Kontak orang-orang terdekat dan mintalah doa restu.
1. Pahami materi yang akan diujikan
Sepertinya ini berlaku umum untuk semua ujian dan kompetisi, tidak ada jalan pintas, semua tes dilakukan untuk memisahkan peserta dengan pemahaman baik dan sangat baik, meskipun keberuntungan tidak dapat dihindari, pemahaman materi sangat membantu saya dalam mengikuti OSN-PERTAMINA, selama 3 kali saya ikut, alhamdulillah, selalu masuk 3 besar provinsi DIY, bahkan ditahun terakhir bisa masuk ke tingkat nasional.
2. Jangan sampai kehilangan soal rutin ataupun modifikasi bahasanya
Pada babak penyisihan soal yang muncul sangatlah bervariasi, dari soal yang terbilang rutin, sampai soal yang baru saya temui, caranya adalah baca cepat lembar soal secara keseluruhan tandai soal yang cukup rutin, kerjakan terlebih dahulu, dan periksalah jika ada waktu sisa. Soal rutin umumnya memiliki modifikasi yang nenyimpan misteri, biasanya ada perubahan kalimat, seperti “dan” menjadi “atau”, dll. Intinya soal-soal jenis ini jangan sampai lepas (ditinggal apalagi salah), karena banyak yang gugur pada babak penyisihan karena kurang cermat.
3. Waspadai soal-soal terakhir
Umumnya ini merupakan area soal-soal “sesuatu”, biasanya berisi soal mudah dengan kemudahan yang tersembunyi, ataupun soal yang kurang rutin, namun mejatukan mental, soal kurang rutin juga seriung muncul di 5 soal pertama.
4. Alokasikan waktu
masuk atau tidak ke babak open ended, buatlah jadwal dan informasi yang berguna untuk mengikuti soal open ended, misal: website2 bermanfaat, tempate2 KTI, kerangka-kerangka makalah, no.hp Dosen (gunakan murni ide anda, dosen hanya sebagai referensi tambahan, atau tempat meminjam dokumen ilmiah (buku, jurnak, KTI), tidak perlu bimbingan, kecuali anda punya waktu), dan pastikan peralatan-peralatan anda dalam keadaan baik, scan komputer dari virus, isi tinta printer, tata buku anda sehingga mudah dicari apabila perlu (jika akan menyewa atau meminjam, pilih yang kondisinya baik)
5. Mohon doa restu
Kontak orang-orang terdekat dan mintalah doa restu.
Demikian yang saya lakuakan sebelum mengikutiOSN-Pertamina, semoga bisa membantu
Jika anda ingin mencari informasi lebih lanjut anda dapat mencari di daftar isi blog
Tulisan ini telah dibaca 1224 kali
wah, terimakasih infonya.. moga2 bermanfaat
keren gan tips nya, bisa ane pake buat yang laen
***sori klo double post, soalnya ane kira blom masup komennya***
Terimakasih tipsnya, ini tahun pertama saya bisa ikut OSN pertamina…
Ada tips materi-materi apa saja yang mendasar dan harus saya pelajari?
Sebenarnya ingin nulis namun belum ada kesempatan
saya ikut sekali langsung gagal, wah coba dulu bener di persiapin kaya tips e mas nabih, mungkin bisa menang^^